Semangat Berlomba dalam Kebaikan
Semangat berlomba dalam kebaikan disebut juga fastabiq al-khairāt. Allah
memberikan perintah kepada hamba-Nya untuk berlomba dalam berbuat kebajikan.
Perintah tersebut ditujukan untuk hamba-Nya baik laki-laki maupun perempuan.
Contok perilaku fastabiq al-khairāt ialah mengikuti kompetisi mata pelajaran Bahasa
Indonesia, memberikan minuman kepada orang yang sedang kehausan dan lain
sebagainya. Allah Swt. berfirman Yang Artinya :
“Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya.
Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. di mana saja kamu berada
pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya
Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (QS. al-Baqarah [2]: 148)
Ciri-ciri Fastabikul Khairot
a. Memiliki niat yang ikhlas. Manusia mengerjakan suatu hal pasti dibarengi
dengan niat. Apabila niat pekerjaannya baik, maka ia akan mendapatkan apa
yang diniatkannya. Begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, kita seyogyanya
menata niat ketika hendak berlomba-lomba dalam kebaikan. Contohnya adalah
berkompetisi pidato dengan niat dipandang istimewa oleh orang lain. Jika
memenangkan kompetisi terebut, ia hanya mendapatkan citra istimewa di mata
orang lain. Lain halnya berkompetisi pidato dengan niat menyebarkan ajaran
dengan lawan bicara yang bermacam-macam. Kalah atau pun menang tidak
menjadi prioritas baginya. Sesuatu yang dipikirkannya hanyalah
mengembangkan potensi berdakwah dan mengetahui objek dakwahnya.
b. Antusias pada kebaikan. Seorang yang dengan terbiasa dan senang hati
melakukan kebaikan akan terus menyebarkan kebaikan. Bahkan tanpa adanya
perintah pun, ia tetap menyebarkan kebaikan.
c. Tidak merasa cepat puas. Merasa cepat puas merupakan perasaan yang harus
dihindari. Perasaan ini menjadikan semangat dalam berbuat baik menurun.
Merasa cepat puas akan menyebabkan seseorang mengunggulkan masa lalunya
dan tidak mencoba mendapatkan hasil lebih baik lagi. Merasa cepat puas
berbeda dengan bersyukur. Bersyukur berarti berterima kasih atas hasil yang
telah didapatkan dan tetap berusaha lebih giat untuk mendapatkan hasil yang
lebih baik.